Sabtu, 10 Oktober 2009

Legend of Lineage II - Episode 10

Episode 10 : An Ally Turns Foe
Aliansi manusia-Elf perlahan mampu mengatasi Orc. Seiring dengan kemenangan dari pihak aliansi, Dwarf memutuskan untuk membantu aliansi manusia-Elf, serta membuat senjata untuk mereka. Dengan baju pelindung dan senjata yang kuat, manusia dapat mengalahkan pasukan Orc tanpa bantuan pasukan Elf.

Para Elf merasa tidak nyaman, meskipun kemenangan aliansi terus bertambah. Mereka dapat merasakan manusia semakin kuat. Tetapi para Elf tidak dapat berlarut-larut memikirkan hal ini, mereka tidak dapat menerima bahwa ras yang paling diremehkan - manusia - dapat memberikan revolusi seperti ini. Dengan kemenangan yang sudah di depan mata, para Elf berusaha menyingkirkan kekhawatiran itu, meskipun manusia mempelajari bentuk baru dalam ilmu magis terus menerus. Akhirnya, kemenangan pun mereka raih. Kaum Orc dipaksa untuk menandatangani persetujuan, mereka diharuskan kembali ke wilayah mereka, sebelah utara Elmore.

Pimpinan Orc tertawa saat ia pergi, "Elf bodoh, kemenangan bukanlah milik kalian, tetapi milik manusia kotor itu. Bagaimana cara kalian menangani monster buatan kalian sendiri?"

Pertanyaan itu ditelan pahit oleh para Elf, mereka menghadapi ancaman baru - manusia. Setelah pertempuran yang panjang, saat ini para Elf masih letih. Sebaliknya, manusia, dengan dibekali ilmu barunya, ilmu magis, menjadi kuat. Para manusia mulai berbalik melawan para Elf.

Terlambat, sekali lagi peperangan dahsyat, ilmu magis melawan ilmu magis, kembali menggoncang daratan ini. Tetapi Elf dengan mudah dipojokkan oleh pasukan manusia yang melimpah. Para Elf dipaksa mundur hingga hutan tempat mereka tinggal. Dengan bermodalkan tempat tinggal ini, mereka bersiap menghadapi pertempuran akhir melawan manusia. Ilmu magis Elf menjadi kuat jika mereka berada di hutan ini, dan mereka menggunakannya sebagai salah satu keuntungan yang mereka miliki.

Medan pertempuran itu segera dipenuhi oleh teriakan, bunyi pedang selama 3 bulan. Tetapi akhirnya, manusia muncul sebagai pemenang. Kehormatan Elf, ilmu magis yang mereka miliki, ataupun hutan tempat tinggal mereka tidak mampu menandingi aliran serangan para manusia yang tak pernah berhenti. Bangsa Elf mengalami kekalahan besar, mereka melarikan diri jauh ke dalam hutan. Kemudian mereka memblok hutan itu dengan kekuatan magis yang mereka miliki, sehingga tidak dapat dimasuki oleh siapapun.

Demikian akhirnya, manusia menjadi penguasa seluruh daratan ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar